Kelembagaan Baru, Kundha Kabudayan

Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo berubah kelembagaan menjadi Kundha Kabudayan.  Bupati Kulon Progo melantik sejumlah 205 Pejabat dilingkungan pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang terdiri 5 Pejabat Fungsional dan 200 Pejabat Struktural di Aula Adikarta Gedung Kaca Komplek Pemkab Kulon Progo, Kamis (2/1/2020)

Bupati Kulon Progo selain melantik beberapa pejabat baru yang mendapat kesempatan promosi dan mutasi, Bupati Kulon Progo juga mengukuhkan pejabat-pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo sehubungan dengan adanya perubahan nomenklatur jabatan dan nomenklatur OPD. Hal ini mendasar pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan dan Perdais Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kelembagaan Pemerintah Daerah DIY.

Dengan mempedomani ketentuan peraturan tersebut telah ditetapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 tentang Penetapan Kalurahan.

Dengan demikian dalam melanjutkan proses tahapan penyusunan Peraturan Bupati diharapkan seluruh elemen berkomitmen agar tujuan Keistimewaan DIY sebagaimana Pasal 5 UU Keistimewaan dapat terwujud secara nyata.

Beberapa istilah yang mengalami penyesuaian selain Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan), ada Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala sarta Tata Sasana) dan Kecamatan (Kapanewon) dengan sebutan Camat sebagai Panewu dan Sekcam sebagai Panewu Anom.